Tampilkan postingan dengan label Berita Robot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Robot. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Januari 2013

Indonesia Dominasi Lomba robot AS


Indonesia Dominasi Perlombaan Robot di Amerika Serikat

Tim robot dari tiga perguruan tinggi Indonesia, ITB, ITTelkom, dan Unikom (Bandung), mendominasi lomba robot cerdas "Trinity College Fire-Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC)" di Trinity College, Hartford, Connecticut, Amerika Serikat.

Staf khusus Mendikbud Sukemi kepada ANTARA melalui surat elektronik, Senin, menyatakan bahwa tim robot Indonesia berhasil membawa pulang delapan gelar juara internasional.

Kedelapan gelar meliputi: juara satu dan dua (robot pemadam api divisi beroda/ITTelkom); juara satu, dua, dan tiga (robot pemadam api divisi berkaki/ITTelkom dan ITB); juara satu (RoboWaiter divisi Entry Level/Unikom); serta juara satu dan dua (RoboWaiter divisi Advanced/Unikom).

TCFFHRC 2012 diikuti oleh 130 tim yang bertanding pada berbagai kategori. Selain AS terdapat beberapa negara lain, seperti Portugal, Israel dan China. TCFFHRC adalah kompetisi tahunan robot cerdas pemadam api yang diselenggarakan di Trinity College, Hartford, Connecticut, AS.

Robot US Navy Amerika

Robot US Navy Terinspirasi dari Karakter film Star Wars


Khayalan dalam komik atau film fiksi sains ternyata bisa jadi sumber inspirasi teknologi. Ini salah satunya, para ilmuwan militer kini sedang mengembangkan sebuah robot untuk Angkatan Laut Amerika Serikat atau US Navy.

Robot yang terinspirasi dari karakter film Star Wars, C-3PO tersebut punya kemampuan untuk memadamkan api yang berkobar di dalam kapal perang.
Diberi nama ASH, singkatan dari Autonomous Shipboard Humanoid, robot itu memiliki kemampuan beroperasi di area yang dipenuhi asap pekat, memanjat tangga, menyusup di koridor sempit, dan bahkan mengenali komando manusia demi mencegah kebakaran menjadi bencana mematikan.

Robot Avatar Dikembangkan Ilmuwan Jepang

Robot Avatar Dikembangkan Ilmuwan Jepang

Robot terbaru buatan ilmuwan Jepang, dibuat dengan teknologi seperti robot-robot genetis yang ada di film besutan Hollywood, Avatar. Di film tersebut digambarkan bahwa tentara Amerika Serikat mampu mengendalikan dari jarak jauh robot-robot yang dibuat menyerupai ras teresterial yang ingin mereka susupi.

Telexistence Surrogate Antropomorphic Robot adalah nama panjang dari robot yang memungkinkan manusia mengendalikan aksi robot, sekaligus melihat, mendengar dan merasakan hal yang sama yang dialami robot.

Robot ini dioperasikan dengan kontrol dari manusia. Untuk mengoperasikannya, seseorang harus menggunakan perlengkapan khusus yang terdiri dari perlengkapan di kepala, sarung tangan, dan rompi yang gunanya untuk mengendalikan aksi robot.